Ada banyak sekali alasan mengapa anak malas belajar. Yang pasti, memaarahi anak karena ia malas untuk belajar bukan cara yang tepat. Seharusnya, Anda sebagai orang tua mencari tahu dulu apa penyebabnya.

Orang tua di zaman dahulu akan menghukum dan memarahi anak yang malas belajar. Itu mereka lakukan dengan berbagai cara. Ada yang menstop uang jajan. Ada yang tidak mau membelikan apa yang anak inginkan. Ada juga yang setiap pulang sekolah langsung dimarahi.

Cara tersebut bisa efektif mengatasi anak malas belajar. Namun, jika diterapkan di zaman sekarang ini, bukannya anak semakin rajin tapi justru semakin malas. Bahkan, tidak jarang anak yang justru membrontak.

Akibat sering dimarahi orang tua di rumah, anak justru tidak mau pulang ke rumah. Mereka meluapkan kekesalannya dengan cara melakukan kenakalan di luar rumah.

Untuk itu, ketika anak tidak mau belajar, seharusnya orang tua mencari akar permasalahannya. Tidak langsung memarahi sang anak.

Penyebab Anak Terlihat Malas Belajar

Sebenarnya, anak yang malas belajar di zaman dulu dan zaman sekarang pasti ada. Hanya saja, penyebabnya berbeda. Ini terkait juga dengan perkembangan zaman sekarang ini.

Dari beberapa anak yang malas belajar, kebanyakan mereka tidak tertarik dengan metode pembelajaran yang diterapkan di sekolah. Mereka sudah berada di era digital. Mereka lebih tertarik dengan digitalisasi. Jadi, banyak dari mereka yang tidak semangat belajar di sekolah karena di sekolah mereka diharusnya mencatat. Sama seperti sekolah di zaman dahulu.

Jadi, bisa saja sistem pembelajaran yang kurang tepat. Itu artinya pihak sekolah harus mengubah cara belajar. Mengajar anak-anak harus disesuaikan dengan zamannya.

Akan tetapi, bukan berarti sistem pembelajaran saja yang mempengaruhi anak malas belajar. Ada juga kemalasan itu disebabkan dari dirinya sendiri. Contohnya saja anak terlalu sering bermain gadget.

Fakta menunjukkan anak yang kecanduan main game gadget cenderung tidak mau belajar hal lain. Akan lebih banyak waktu yang mereka habiskan untuk bermain gadget.

Di sisi lain, ada juga anak yang merasa bosan dengan pelajaran yang itu-itu saja. Harus diakui beberapa topik yang dibahas di sekolah itu topik yang out of date. Tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh anak zaman sekarang. Makanya, beberapa anak tidak lagi terlalu mengikuti pelajaran sekolah.

Ia justru mencari pengetahuan dari media lain seperti dari Youtube, website, dan lain sebagainya.
Nah, dari permasalahan tersebut, kira-kira apa yang menyebabkan anak Anda malas belajar? Anda bisa tanyakan kepada sang buah hati kenapa ia terlihat kurang semangat.

Ketika Anda sudah temukan penyebabnya, giliran Anda untuk memberikan support agar anak semangat belajar.

Dukungan yang Diperlukan dari Orang Tua

Apapun yang terjadi di sekolah atau dengan diri anak itu sendiri, semuanya pasti ada kaitannya dengan orang tua. Karena bagaimanapun juga, orang tua adalah orang yang paling dekat dengannya.

Pasti Anda pernah dengar bahwa apa yang terjadi pada anak itu sangat dipengaruhi oleh orang tua. Banyak anak kurang bagus di sekolah karena kurangnya perhatian dari orang tua. Sementara itu, ada anak berbakat yang disebabkan orang tua begitu memberikan perhatian.

Itulah mengapa orang tua sangat menentukan apakah anak malas belajar atau anak rajin belajar. Agar anak tidak lagi malas belajar, berikut ini peran atau dukungan dari orang tua yang perlu Anda lakukan:

1.Beri Perhatian

Ini hal yang sepele dan bahkan tidak dianggap penting. Padahal, inilah yang terpenting. Bertanya bagaimana sekolah tadi pagi atau bertanya tentang pelajaran yang paling anak sukai merupakan bentuk memberikan perhatian.

Sesibuk apapun, Anda harus luangkan waktu untuk memberikan perhatian kepada anak. Misalnya saja di malam hari setelah makan malam, Anda bisa masuk ke kamar sang anak dan lihat apa yang ia pelajari di kamar.

Tawarkan sedikit bantuan ketika anak punya PR yang sedikit sulit. Ini merupakan dorongan kecil tapi berdampak besar untuk proses belajar anak.

2. Ajak Refreshing

Anak yang malas belajar bisa saja jenuh dengan rutinitas setiap hari. Maka dari itu, jadwalkan waktu untuk keluar rumah dan refreshing. Anda tidak perlu mengajak anak liburan ke luar kota. Cukup ajak anak ke luar, entah itu makan di restoran favorit atau mencoba tempat makan baru di sekitar rumah.

Pada dasarnya, refreshing itu melakukan hal yang baru yang jauh dari rutinitas. Jadi, jangan dianggap refreshing itu liburan ke luar kota dan harus mengeluarkan budget yang tinggi ya.

3. Jauhkan dari Gadget

Dari sekian banyak permasalahan yang menyebabkan anak malas sekolah, inilah yang paling berpengaruh, yaitu penggunaan gadget yang berlebihan. Entah itu anak bermain game atau bermain media sosial.

Anda harus mengalihkan anak dari menggunaan gadget berlebihan. Jangan langsung melarang anak memakai gadget. Alihkan dengan cara mengajak anak melakukan hal yang baru. Belikan buku baru entah itu satu atau dua kali dalam satu minggu jika anak suka membaca. Kegiatan membaca akan mengalihkan anak dari bermain gadget terlalu lama.

Tentu tidak hanya harus membelikan buku. Sesuaikan dengan passion anak. Misalnya saja jika anak suka bermain olahraga tertentu, belikan alat olahraga seperti sepatu atau kaos agar anak lebih tertarik untuk terus berolahraga daripada bermain gadget.

Dukungan apa yang sebaiknya Anda berikan agar anak rajin belajar?

Tips Sederhana Agar Anak Rajin Belajar

Selain dukungan, ada hal lain yang juga perlu untuk Anda lakukan, antara lain sebagai berikut:

1. Belikan Media Belajar yang Baru

Bisa saja anak malas belajar karena ia bosan. Untuk membunuh kebosanan tersebut, silakan Anda belikan media belajar yang baru. Misalnya saja membelikan anak laptop atau tablet yang dibutuhkan sebagai media belajar anak, bukan sebagai media bermain game online ya.

2. Buatkan Ruang Belajar yang Menarik

Untuk menaikkan semangat belajar anak, Anda bisa merenovasi ruang atau kamar belajar anak. Buat sedemikian rupa sehingga anak betah belajar di dalam kamar.

3. Ajak Anak Bertemu dengan Ahli

Selain belajar dari buku, ajak juga anak bertemu dengan ahli. Misalnya saja anak Anda suka pelajaran biologi dan kebetukan Anda punya teman seorang dokter, bawa anak ke rumah teman Anda tersebut. Biarkan anak belajar langsung dari ahli.

Dengan mempertemukan anak dengan ahli, maka anak akan mendapatkan dorongan tersendiri. Bisa saja di dalam diri anak Anda tersebut, ada cita-cita yang terus ia jaga dan ia tumbuhkan. Di saat itulah anak tidak lagi malas belajar.

Tentu bukan hanya itu saja upaya yang bisa Anda lakukan. Namun, setidaknya itu semua bisa menginspirasi Anda sebagai orang tua supaya tahu apa yang perlu dilakukan ketika anak malas belajar. Yang pasti, butuh cara yang persuasif, bukan paksaan.

Referensi : How to Help Your Child Study

____________________________________

Stella Maris School adalah sekolah internasional dan nasional untuk anak KB/TK hingga SMA. Salah satu visi Stella Maris yaitu “Menjadi Sekolah Dasar Terdepan dalam Penanaman Karakter Berlandaskan Iman Kristiani”. Tidak hanya mengembangkan kemampuan akademis tapi juga non akademis sesuai usia dan talenta siswa dengan tetap memperhatikan sisi psikologis. Hubungi kami untuk bertanya lebih lanjut tentang pengajaran di Stella Maris, pendaftaran sekolah ataupun beasiswa.

  • Post author:
  • Reading time:6 mins read