Sebagai orang tua, Anda pasti menginginkan pertumbuhan dan perkembangan buah hati Anda secara optimal. Mereka membutuhkan stimulasi sejak usia dini. Salah satunya dengan melakukan aktivitas bersama si Kecil dalam bentuk mendongeng. Kegiatan tersebut diyakini memiliki beragam manfaat untuk anak. Nah, apa saja ya manfaat mendongeng, khususnya bagi anak usia prasekolah? Berikut ini rangkumannya:

  • Kemampuan kognitif

Melalui ragam alur cerita, karakter, hingga konflik dalam dongeng, putra-putri Anda memperoleh banyak pengetahuan, mengembangkan rasa ingin tahu, dan mengasah kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis dan logis. Melalui dongeng, imajinasi dan kreativitas mereka juga terasah, antara lain dengan membuat alternatif cerita, menambahkan tokoh lain dalam cerita, atau mencari alternatif solusi dari konflik dalam cerita. Selain itu, dongeng juga menjadi awal untuk mengembangkan minat baca putra-putri Anda sehingga kelak ia akan memiliki kegemaran membaca.

 

  • Kemampuan sosialisasi

Dongeng menstimulasi perkembangan kecerdasan emosional dan pemahaman norma sosial anak usia prasekolah. Ia dapat belajar mengenali dan mengekspresikan perasaannya, serta membantunya mengembangkan kepekaan dalam memahami perasaan orang lain. Putra-putri Anda  belajar mengidentifikasikan dirinya dengan karakter dalam cerita, dan ikut merasakan emosi atau konflik yang dialami tokoh dalam dongeng. Sehingga mereka belajar mengembangkan moral yang baik sesuai usianya, sebagai pedoman baginya berperilaku dan berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

 

  • Kebiasaan menjaga kesehatan

Dongeng merupakan salah satu sarana edukasi yang efektif untuk mengajak putra-putri Anda memahami perilaku sehat, misalnya pentingnya mencuci tangan dan mengonsumsi makanan bernutrisi dengan makan sayur, buah, dsb.

 

  • Kemampuan motorik

Buku cerita, boneka, dan sarana lainnya yang digunakan dalam dongeng dapat mendukung perkembangan motorik halus putra-putri Anda. Ia dapat membolak-balik halaman buku, serta menyentuh ragam tekstur yang ada pada buku cerita dan boneka. Selain itu, mengajak mereka mengikuti gerakan-gerakan yang dilakukan karakter dalam dongeng juga mendukung perkembangan kemampuan motorik kasarnya.

 

  • Kemampuan bahasa

Melalui dongeng, putra-putri Anda mendapatkan stimulasi untuk meningkatkan keterampilannya dalam berbahasa. Dongeng mengarahkan mereka memperkaya dan meningkatkan pemahamannya akan ragam kosa kata, serta mengasah kemampuan komunikasinya. Putra-putri Anda dapat berlatih mengucapkan kata-kata tersebut, menceritakan kembali dengan bahasanya sendiri, dan mendiskusikan ceritanya bersama orang tua.

 

Foto: Freepik.com

  • Post author:
  • Reading time:2 mins read